nyani

Hanya seseorang di internet.

Halo semua,

Aku tau, post ini mungkin akan membuat beberapa orang mengalami semacam existential crisis. Tapi begitulah rasanya.

Dalam beberapa hari ini, atau mungkin, beberapa minggu setelah aku mulai sekolah, aku tidak bisa berhenti berpikir kalau semua ini sia – sia.

Aku tidak pernah memiliki niat ataupun motivasi dalam belajar dan bahkan hanya mengira bahwa semua ini adalah sistem yang dipaksakan kepada kita.

Dan menyedihkannya lagi, aku hanya bisa menahannya, aku terus menggunakan coping mechanism seperti browsing internet, nonton youtube, ataupun masturbasi.

Semua itu benar – benar terasa sia – sia bagiku.

Hidupku ini terasa tidak terdorong sama sekali.

Semua yang hidup harus offer padaku untuk membuatku mengubah pandangan yang aku miliki terlihat seperti sebuah distraction bagiku.

Aku tidak ingin terikat pada sistem ini.

Aku ingin keluar, aku ingin menjadi berbeda, dan membuat jalanku sendiri, bukan mengikuti jalan orang lain, yang dimana seperti kebanyakan mungkin jalannya belajar, kuliah, mulai cari kerja, kerja, mendapatkan gaji secukupnya, kecil kemungkinan untuk naik jabatan, menjalani hari dengan terpaksa, mungkin mencari pasangan, setelah itu baru kamu merasa seperti hidup memiliki sebuah arti, entah pergi ke sebuah kencan atau semacamnya, mungkin putus, mungkin tidak, mungkin menikah, mungkin membuat keluarga, dan mulai memasukan banyak sekali ideas pada anak, anak itu kemudian membawanya selagi dia hidup, masuk sekolah, belajar, dan bisa dilihat, patternnya terus berulang.

Mengapa ya, mengapa aku merasa kehidupan masyarakat itu terasa sangatlah begitu.

Aku tidak membenci mereka, aku hanya tidak ingin berurusan dengan mereka.

Aku tidak ingin berurusan dengan siapapun. Dan hanya ingin hidup dengan secukupnya saja.

Terkadang aku benar – benar merasa kalau aku itu menghilang. Tentunya, dalam kasus ini, kehidupan sekolahku sudah mulai benar – benar menunjukkan taringnya kepada orang sepertiku.

Apakah aku ingin memiliki efek pada dunia? Apakah aku ingin dunia bisa tergerak ataupun berubah sedikitpun dalam segala cara?

Aku ingin begitu. Aku ingin mengubah sistem ini. Aku ingin orang – orang bisa berdiri, dan mengatakan apa yang sebenarnya berada didalam benak mereka.

Aku ingin kita bisa merasakan setidaknya sekali, rasanya menjadi generasi yang bangga dalam menjalankan hidupnya.

Sayangnya, kami tidak akan pernah mendapatkan hal itu.

Jujur, disaat aku mendengar kurikulum merdeka aku merasa benar – benar marah.

Mengapa…. Mengapa disaat kurikulum itu dibuat itu bukanlah giliran kita.

Mengapa disaat sekolah benar – benar dibangun ulang adalah saat kita sudah lulus dari sana?

Mengapa para guru disekolahku selalu saja mencoba untuk merobek kebebasan yang bisa kita dapatkan?

Mengapa mereka selalu saja berada dalam posisi ‘in-control’ atau ‘in-power’ dan mencoba untuk memaksa para muridnya dalam melakukan sesuatu yang mereka tidak mau.

Dan sayangnya lagi…

Mengapa banyak orang hanya menerima begitu saja?

Mengapa hanya aku sendiri yang merasakan hal seperti ini?

Dan fuck, coba pikirkan, hal – hal seperti menulis blog inilah yang membuatku ingin merasa tenang.

Tenang apa? Tenang dari segala ketidakadilan? Hanya karna kamu ingin menggunakan sistem cope ini juga merupakan salah satunya?!

“enjoy aja hidup”

Enjoy saja, enjoy saja, aku tidak bisa merasa enjoy karna aku tau apa yang salah dengan dunia ini.

Dan hal sedihnya adalah aku tidak bisa melakukan apapun tentangnya.

Aku tidak punya kekuatan, uang, ataupun sosial untuk mengubah apapun.

Aku tidak… punya apa – apa…

Bagi kalian yang membaca ini, bagi kalian yang juga merasakan hal yang sama. Aku memiliki harapan untuk kalian, terutama kalian yang memilliki semua hal yang tidak kumiliki.

Tolong. Tolong ubah semua ini.

Karna jika tidak, maka aku tidak yakin, banyak orang yang tinggal di dunia, akan selalu bahagia selama mereka hidup.

Halo semuanya…

Soo yeah, besok sepertinya akan mulai kembali sekolah.

Aku belum yakin apakah pengumuman yang sama akan berlaku besok y’know? Kayak ruangan dan sebagainya.

Btw, sampai saat ini aku masih belum nyaman juga menggunakan earphone ini. Rasanya benar – benar cukup besar, dan telingaku terasa sakit setiap kali aku memakainya dalam jangka waktu yang lama.

Hal yang baru adalah… Hello spotify! Sepertinya aku mendownload mu lagi ya, dan yeah, aku menggunakan itu dengan alasan seperti ingin keren saat livestream bisa ada overlay music.

Benar – benar… Melebihi sekali penggunaan cpu nya… 100 persen ke atas…

Memang ada beberapa yang harus aku setting kalau begini…

hah… Besok sekolah ya…

Aku males sekali sebenarnya…. Kalau daring sih tidak masalah… Hanya saja, aku harus bertemu dengan banyak orang dan semacamnya…

Maaf ya kalau ada kalimat atau kata yang tidak bisa dibaca dengan jelas, karna ini aku membuatnya tanpa melihat layar sama sekali, jernih dari dan murni dari pikiranku saat ini sambil melihat keatas dan sekitar.

Kurasa aku harus mengubah link blog ku…

Oh ya, regarding reddit… Aku belum sempat melhatnya hari ini… entah apa yang sedang terjadi di dunia kan? Bagaimana ya…

Aku hanya merasa… tidak niat…

Apakah aku memang harus melalui ini…

Tentu, yang lain juga, tapi hanya saja… Aku tidak ingin melakukannya…

Mengapa aku tidak bisa sendiri…

Aku harusnya bisa… aku harusnya bisa bertahan hidup sendiri kalau saja aku sudah punya [penghasilan…

Sayagnya itu bukan kasusnya kan?!

Kalau saja aku bisa menghasilkan uang dengan flow yang konsdisten… AKu tidak butuh sekolah lagi dan aku bisa fokus ke pekerjaanku.

Fuck.

Aku benci ini…

Rasanya aku tidak bisa berhenti berpikir kalau aku tidak lebih dari sekedar titik yang hidup di luar angkasa dan digunakan hanya sebagai labor force biasa kedepannya…

Belum lagi besok upacara…

Dan harus ganti baju… Aku tidak tau lagi nanti ganti bajunya dimana…

Yah lihat sajalah yang lain nanti…

Cepet je perang terjadi…

Jangan dah… maaf, aku berpikir terlalu ekstrem… I guess, I just don’t feel like dealing with this… with all of this… sigh…

Anyway, that is it i guess, see ya :)

30 Juli 2022

Haloo,

Hari ini kami baru saja menyelesaikan tugas kelompok yang menugaskan para anggota untuk membuat makanan & minuman.


[ Awal Mula ]

Jadi aturannya begini, guru kami menyuruh untuk membuat kelompok yang beranggotakan 6 – 7 orang.

Sayangnya, aku salah berspekulasi. Disaat pembuatan kelompok dilakukan, hampir semua orang di kelas dengan cepat berbuat grup dengan satu sama lain.

Dan tentunya, di akhir aku tidak mendapatkan kelompok.

Bukan tidak mendapatkan ya, lebih seperti sangat sulit bagiku untuk mendapatkannya.

Aku sudah berkali – kali bertanya pada dengan gadis didepanku apakah aku boleh bergabung dengannya, tapi dia tidak memberikan respon. Which is fuck you btw… Langsung aja bilang ke wajahku kalau kamu itu tidak mau menerima aku sebagai anggotamu.

Bahkan disaat – saat terakhirpun kamu hanya meninggalkanku disana, bingung, dan tidak pasti apakah aku sudah ada di grup mu atau tidak.

Jujur, aku tidak suka tugas kelompok seperti ini, mungkin saja karna sulitnya aku menemukan kelompok, tapi kalau saja aku bisa langsung menemukannya mungkin persepsiku mengenai tugas ini bisa lebih baik.

Dan… yeah, aku bahkan harus pergi ke depan untuk meminta bantuan pada guru supaya bisa mendapatkan kelompok disini.

Setelah berkali – kali sains mencoba membuktikan bahwa kita sebagai umat manusia tidak terlalu berbeda dari binatang,

“Kita masih tidak percaya.”

Halo semuanya, aku menyadari kalau aku ingin membuat video curhat secara konsisten (jika aku mau) membutuhkan banyak waktu untuk diedit, merekamnya tidak masalah, karna pada dasarnya itu tidak menggunakan skrip. Tapi disaat aku mencoba untuk mengedit video yang berdurasi 24 menit, sangat terasa sekali waktunya hanya untuk memotong bagian dimana aku mungkin bengong, tidak berbicara, dan sebagainya.

Sayang sekali aku harus menghapus video itu. Tunggu dulu ya…

Nah, selesai. wait, belum secara full sih, aku harus pakai BleachBit dulu.

Ahh shit…

Ohwelp.

Anyway, semua itu sudah aku bicarakan, mungkin tidak terlalu konkrit. Tapi aku pada dasarnya hanyalah rant.

Bagaimana…….

Maaf, aku lupa poin dari artikel ini.

Yeah so, untukku di hari esok.

Esok, besok sekolah.

Yap, Dan…. Aku punya kabar buruk untuk hari ini, 2 sebenarnya. Dua kabar buruk.

Yang pertama, aku baru tau kalau besok aku selesai sekolah itu jam 3 dan astaga betapa shok nya aku mendengar hal tersebut, dan lebih jeleknya lagi, untuk hari – hari selanjutnya, aku harus pulangnya itu jam 4 Fuck.

Yang kedua, tentang upacara.

Upacara bendera… brooo 1 setengah jam dong…

COme on..

Shit sebenarnya aku tidak yakin kalau aku bisa bertahan satu setengah jam berdiri. Semoga saja aku bisa.

Dan kalau aku pingsan….

Ya aku pingsan…

Apakah akan ada yang pingsan besok? Probably. Kemungkinan untuk itu terjadi bisa dibilang cukup tinggi.

But hey, as long as it’s not me.

So, yeah, artikel ini juga mengingatkan ku untuk semoga kamu tidak pingsan besok.

Aku tau betapa cemasnya kamu bisa menjadi.

Dan aku harap kamu baik – baik saja disana. Peace.

Hal yang menarik terjadi padaku hari ini.

Aku mungkin sudah mengira, jika aku turun ke jalan ini, suatu saat nanti hal seperti ini akan terjadi.

Dan… Itu adalah pengalaman yang baru, aku tidak pernah berdiskusi dengan sangat ekstensif dan berinteraksi secara langsung dalam sebuah projek. Dan projek itu adalah sebuah animasi.

Tentunya aku tidak bisa membagikan animasi tersebut karna memang sejak awal cerita ini hanya berfokus tentang pengalamanku saja, dan animasinya sendiri juga belum selesai.

Jadi ya, mari kita mulai.

Dimulai dari perbincangan dua orang, mengenai bagaimana pendapatku tentang animasi yang dulu pernah dibuat oleh si N (Inisial) tentang bagaimana dia menghabiskan banyak waktu dalam membuatnya bahkan hanya dalam durasi 1 menit saja sudah dapat menghabiskan waktu satu minggu.

Disini, aku mulai menghubungkan beberapa koneksi dan mulai membayangkan, bahwa dengan dedikasi suatu grup ataupun orang – orang yang memiliki keahlian yang berbeda, aku mengatakan bahwa mereka bisa sukses di Youtube.

Tentunya tidak semudah itu, karna diperlukannya konsistensi dan kualitas yang tinggi untuk bisa mendapatkan hal – hal yang seperti itu. Dan itu juga dipengaruhi oleh faktor sumber daya yang dimiliki, seperti apa software yang dipilih, apakah dibuat menggunakan ponsel / komputer, apakah digambar melalui tablet dll.

Dan sayangnya kami tidak memiliki 4 hal itu :

  • Waktu
  • Konsistensi
  • Kualitas
  • Dan Sumber Daya

Jadi bagaimana? Ya semampunya saja, mau bagaimana lagi. Dibelakang kepala aku juga berpikir,

“Yah… Tidak mungkin juga aku akan menaruh seluruh jiwaku kedalam projek seperti ini.”

Waktu yang terbatas, konten – konten yang tidak teratur, kualitas yang cukup dibawah standar (menurutku pribadi), dan alat – alat yang digunakan hanyalah ponsel biasa.

Tetapi saat diajak untuk membuat sebuah animasi baru. Dimana aku dipilih sebagai penulis ceritanya, aku merasa benar – benar entusias! Setidaknya… untuk sementara.

Tentunya sebelum aku dipilih, aku di tes terlebih dahulu keahlianku dalam menulis sebuah cerita. Ini cuplikannya :

Genre : Horor

Setting : Buang air kecil di Kamar mandi

“Hmm~ Hmm~ Huh...”

Disaat ia melihat ke arah dinding, ia mendengar ada sesuatu yang bergelembung dari bawah.

*Bluk *Bluk *Bluk

“Eh?”

Tiba – tiba, tangan putih yang terlihat lemas dan lesu mulai keluar dari lubang toilet tersebut.

“Ha-haaah?!”

Tangan tersebut secara perlahan akan mendekati dan terlihat ingin menarik dasi siswa tersebut.

Walaupun begitu, siswa tersebut dengan cepat menghindar dan terpeleset di lantai.

“Agh! Hhhhk!!”

Ia kemudian membenarkan celananya dan mulai berlari sekuat tenaga untuk memberi tau teman – teman kelasnya yang lain.

Yeah… Aku mungkin akan merasa jijik jika aku melihat blog ini beberapa tahun kedepannya.

Tapi setidaknya aku hanya ingin membuat cerita dimana orang – orang bisa membayangkan apa yang sebenarnya terjadi. Dan percaya padaku, aku tidak bagus dalam penggunakan kata, dan kalau aku memiliki keahlian dalam visual menggambar yang setidaknya ‘bagus’ aku pasti sudah lebih memilih itu dalam metode bercerita.

Sebelum aku datang ke sekolah, aku tidak mengira bahwa akan banyak sekali orang yang berkumpul di tangga atas.

“Pastinya sekolah itu sepi kalau aku datangnya lebih lambat kan?”

Tidak. Tidak sama sekali.

Bahkan saat aku melihat pemandangan tersebut, Jalan yang ada didepanku bahkan hampir tertutup.

Kayak serius dah, mengapa orang – orang extrovert selalu saja menyusahkan. Mereka hanya harus mengambil tempat – tempat yang seharusnya tidak digunakan untuk duduk.

Dan anehnya juga, saat aku naik ke tangga, pintunya tertutup.

“Oh tidak… mengapa hanya aku yang ingin naik kesini? Mengapa hanya aku yang akan masuk ke ruangan? Mengapa semua orang memilih untuk diam diluar? Apakah sebenarnya sudah tutup? Apakah aku benar – benar terlambat? Sial… Seharusnya aku datang bersama teman…”

Aku merasa ragu. Sungguh, benar – benar ragu dan gugup untuk membuka pintu didepanku.

“Bagaimana jika sebenarnya pintu itu sudah dikunci? Apakah orang – orang sedang melihatku? Apakah mereka akan menertawakanku? Apa yang harus aku lakukan setelahnya? Apakah aku pulang saja?”

Aku mau membicarakan sesuatu yang unik hari ini, dan itu membahas tentang berapa banyak sebenarnya orang indonesia yang tau website ini?

Mungkin itu bukanlah topik yang menarik atau semacamnya, tapi misiku dalam mencari orang yang sama sepertiku.

Jadi aku sedang dalam perjalanan, seperti biasa menjelajahi internet, menemukan website yang menarik, website yang bisa dibilang ‘tidak populer’ atau ‘tidak diketahui banyak orang’.

Dan Write.as adalah salah satunya.

Sayangnya, aku tidak melihat banyak orang yang menggunakan website ini, which is understandable karna website ini bisa dibilang masih baru.

Dan tentunya, Ini adalah website yang bagus. Sangat simple, dan sangat mudah untuk digunakan. Yang dimana merupakan + bagiku secara pribadi.

Website ini juga sangat bagus untuk melatih perjalanan kita dalam membuat blog.

Sayangnya, banyak sekali fitur – fitur yang ada di balik paywall. Dan sebagai pengguna Free, aku hanyalah bisa menggunakan fitur menulisnya saja. (sidenote: fitur – fitur yang aku gunakan ini adalah trial-14 days – no credit card required)

Jadi… Yah, kalau ada yang membaca blog ini, dan ingin berbicara lebih lanjut ke aku bisa… cek channel… dan… aku juga cukup aktif di Twitter.

Itu saja sih, ya begitulah, bye :)

hai