#It's a beautiful night
” kak seriusan mau pergi? “
Hyunsuk membalik badannya, menatap junkyu yang menahan lengannya di ambang pintu
Hyunsuk mengangguk kecil “ iya cuman sebentar kok “
” kenapa gak besok aja? Atau suruh ruto pas pulang buat bawain? “
” gak papa junkyu, ya ampun cuman ke agensi kok “
” tapi ya tetep aja kan kamu ga enak badan sejak pagi, biar aku telfon Yoshi dulu suruh jemput “
dengan cepat junkyu merogoh saku celanaya mencari ponsel untuk menghubungi yoshi
” ihhhh jangan, nanti dia marah kalau tau aku nekat pergi “
Hyunsuk membalik tubuhnya, berusaha merebut ponsel junkyu yang sengaja pemuda kim itu angkat lebih tinggi
” ya abisnya dibilangin jangan kesana ngeyel, biar sekalian aja kamu di kurung dikamar besok “
” junkyu ihhhh, aku cuman sebentar kok ngasih makan malam buat yoshi terus ngambil sepatuku terus pulang kok janjiii “
” gak ada, nanti aku yang kena marah lagi “
” ceklek “
” ehh? “
” yoshi? “
” mau kemana kak kok rapi banget? “
” yoshi astaga sumpah ya untung lu disini, coba lihat ni bocil dia tadi mau nekat ke studio jam segini “
Hyunsuk melebarkan matanya, astaga kim junkyu mulutnya ihhh
Yoshi menatap hyunsuk penuh selidik “ bener gitu kak? “
” hnggg enggak kok, aku cuman mau buang sampah aja diluar, junkyu bohong “
” yoshi, coba lu lihat mana ad orang mau buang sampah pakaiannya modis kek gini? Make jaket bawa tas pake topi kacamata juga, coba lihat “
” kakk.. “
Hyunsuk menekuk wajahnya sedih, ia kemudian menghambur kepelukan kekasihnya
” kangen, pingin ketemu makannya aku mau nyusul, tapi sama junkyu gak boleh. Kamu juga perginya lama banget dari siang aku sendirian dirumah “
“aduhh sayang, maaf ya. Harusnya kamu telfon biar aku cepet pulang “
” bagussss cium cium terus dimuka umum “
Hyunsuk dan Yoshi tampak acuh dan masih berpelukan erat
” mau jalan jalan diluar “ cicit hyunsuk pelan
” sekarang? Udah malem sayang, besok aja. Kamu juga masih rada demam “
” sebentar aja “ hyunsuk memanyunkan bibirnya sambil memasang tatapan sedih andalannya
Junkyu hanya melirik kecil “ lu bakal ngeiyain? Kita udah mau comeback loh, mau hyunsuk sakit lagi? “
” junkyu ihhh “ hyunsuk merengek kecil kearah yoshi
” ayo tidur aja udah malem “
Junkyu bersorak senang “ nah gitu dong, karna yoshi udah pulang, sana lu berdua minggir gue mau tidur dengan nyenyak “
Setelah berlalunya junkyu, hyunsuk kembali merengek dengan manja membuat yoshi harus menahan senyumnya dengan susah payah
” yoshi ayo beli telur gulung didepan “
” aku buatin aja gimana? “
” bentar aja janji abis itu langsung pulang deh “
Yoshi masih tampak enggan, ini sudah jam 11 malam dan hyunsuk merengek minta telur gulung? Heiii kedai mana yang masih buka jam segini?
Tapi karna hyunsuk tidak ingin telur gulung buatannya maka tidak ada salahnya mereka oergi keluar, mungkin saja masih ada yang berjualan didepan saja
” tapi kak ini udah malem, dingin juga, kamu kan demam “
” aku pake jaket kok, yoshi juga peluk aku terus biar gak dingin “
Akhirnya karna tidak bisa lagi menahan senyumnya yoshi terkekeh kecil sambil mengelus rambut hitam kekasihnya
” oke, cari telur gulung aja ya? Sebentar gak pake lama, abis itu langsung pulang “
” yeyy yeyyy kapten “
Dengan senyuman yang mengembang keduanya berjalan sambil saling memeluk, tidak ada yang bisa mengalahkan sensasi menenangkan karena berpelukan dibawah jaket yang sama, keduanya berbagai kehangatan untuk satu sama lain
Sesampainya ditempat tujuan ternyata semua kedai sudah tutup, membuat hyunsuk sedikit sedih dan memanyunkan bibirnya dengan kesal
Tapi itu tidak berlangsung lama karena tiba tiba saja yoshi diseret untuk pergi ke mini market, dan hyunsuk sibuk mengambil beraneka macam senack yang ia inginkan
Tidak hanya sampai disitu, hyunsuk masih tidak mau pulang ia mengajak yoshi untuk pergi ketaman dan bermain ayunan
Hari semakin larut, hyunsuk masih deman hari ini tapi anak itu bahkan tidak ingin pulang. Membuat yoshi gusar dan khawatir berada disebrangnya
Keduanya baru saja tiba di asrama ketika pukul 1 dini hari. Dengan hyunsuk yang kelelahan dan berakhir tertidur dibelakang tubuh yoshi
Mau tidak mau yoshi harus menggedongnya hingga ke kamar, karena ia tentu saja tidak tega membangunkan kekasihnya yang sedang demam itu.
Menggendong hyunsuk sudah bagi rutinitas untuknya, karena biasanya ketika pulang bekerja dan hyunsuk kelelahan maka ia akan tertidur didalam mobil.
Dan dari pada membangunkan kekasihnya ia lebih memilih untuk menggendong hyunsuk hingga sampai dikamar. Lagi pula hyunsuk itu ringan, beratnya tidak seberapa. Jadi itu bukan masalah untuknya
Setelah membaringkan hyunsuk dengan pelan yoshi kemudian melepas sepatunya juga jaket yang hyunsuk gunakan. Lalu dengan hati hati yoshi melepas beberapa kalung yang melingkar dileher kekasihnya.
Yoshi duduk diam dipinggiran kasur, ia mengamati wajah kekasihnya yang sedang tertidur pulas, wajahnya sedikit pucat juga bibirnya kering, padahal biasanya bibir itu selalu tampak segar dengan warna merah alami, selalu tampak menggoda dengan rasa manis ketika ia cicipi
Yoshi mengambil kedua tangan hyunsuk, menciuminya beberapa kali secara bergantian, tangannya terasa dingin padahal yoshi sudah menggenggamnya sejak tadi
Mengelus sisi kiri wajahnya dengan sayang, yoshi merapikan helaian rambut kesihnya kemudan bergerak untuk memberikan kecupan selamat malam di pucuk kepalanya
Niatnya Yoshi hanya pergi kekamarnya sebentar untuk mengganti pakaian, tapi ia terkejut saat mendengar isakan pelan dari kamar kekasihnya. Dengan terburu buru yoshi segera menghampiri kekasihnya
Yoshi dibuat panik ketika melihat hyunsuk duduk ditepian ranjang sambil mengucek kedua matanya pelan terdengar isakan kecil
” sayang, ada apa “
” yoshi “ lirihnya
Yoshi berjalan mendekat, meraih kedua tangan hyunsuk agar berhenti mengucek matanya “ aku disini “
Hyunsuk segera memeluk yoshi yang berdiri dihadapannya, sambil masih sesegukan ia menyembunyikan wajahnya
” kenapa menangis hmm? Apa kau mimpi buruk? “ dengan sayang yoshi membelai rambut hitam hyunsuk, menyisirnya pelan menggunakan jarinya
Hyunsuk mengangguk sebagai respon “ jangan tinggalkan aku “
” tidak akan, aku disini sayang “ sedikit memberi jarak untuk keduanya yoshi menyerahkan segelas air minum kepada hyunsuk
Dan dengan pelan membantu hyunsuk untuk meminum obatnya
” sudah, ayo sekarang cepat tidur “
” yoshi tidur disini? “
” tentu “
Hyunsuk tersenyum senang kembali memeluk kekasihnya dengan erat
” ehhh, aduh ya ampun, pelan pelan kamu bisa jatuh dari kasur “
” hehehehe “ hyunsuk tertawa kecil sebagai respon tidak bersalah
Pada akhirnya yoshi ikut berbaring diranjang yang sama, dengan hyunsuk yang tidur menimpa dirinya
” seperti bayi koala “ yoshi terkekeh sambil memeluk pinggang hyunsuk
” koala mah junkyu “
” terus kalau kamu apa? “
” penguin hehehehe “
Mendengar jawaban hyunsuk yoshi ikut tertawa “ bayi penguin, bayi penguin ku “
Yoshi tidak bisa berhenti tertawa karena hyunsuk sangat menggemaskan, memeluknya erat dengan tawanya yang terdengar merdu, astaga mereka berdua ini.
———
Setelah hyunsuk dan yoshi sarapan keduanya kembali tidur, tapi yoshi tidak bisa berlama lama tidur karena banyak hal yang harus ia kerjakan menggantikan hyunsuk
Untung saja yoshi sudah menyiapkan makanan, biasanya yang mengurus masalah dapur adalah hyunsuk di bantu junkyu yang suka memesan makanan. Tapi kali ini yoshi harus mengurusnya sendirian
Sekali lagi untung saja mereka sudah lama tinggal bersama jadi ia sudah tau apa kesukaan masing masing orang tanpa perlu repot bertanya
Ketika sakit hyunsuk memang lebih banyak menghabiskan waktunya mengurung diri dikamar dan tidur seharian
Yoshi tidak masalah, hyunsuk sedang sakit jadi ia pasti butuh istirahat yang cukup.
Tapi karena suasana drom menjadi sangat sepi yoshi jadi tidak tau harus berbuat apa untuk mengisi waktu weekendnya seorang diri.
Jika biasanya ia dan hyunsuk akan belanja, jalan jalan, bermain, mencoba memasak sesuatu, hangout bersama yang lain, latihan, membuat musik distudio dan sebagainya.
Tetapi kali ini hyunsuk sedang sakit jadi yoshi kesepian seorang diri. Junkyu masih tidur, haruto juga baru pulang dari drom 3 pagi tadi dan sekarang masih tidur
Ia sudah selesai membersihkan drom, merapikan kamarnya juga kamar hyunsuk. Dan sekarang tidak tau harus berbuat apa. Ingin pergi keluar juga buat apa, ia tidak ada tujuan, lagi pula ia tidak kan meninggalkan hyunsuk sendirian walaupun ini siang hari
Pada akhirnya yoshi hanya belajar dikamar sambil menemani hyunsuk, membuat musik, menghafal kosa kata, menulis lirik, atau mungkin Melukis untuk mengisi waktu luang
Ketika hari sudah mulai malam, yoshi membangunkan hyunsuk agar bisa makan malam untung saja kali ini ia sudah mau makan bersama diluar, tidak seperti tadi pagi dan siang hari hyunsuk hanya mau makan dikamar
Seperti hari biasanya mereka makan malam bersama hanya bedanya kali ini lebih terasa sepi karena hyunsuk masih tidak bersemangat seperti biasanya, jadi hanya junkyu yang sejak tadi mengoceh
Hari semakin larut dan karena efek obat yang ia minum hyunsuk mulai mengantuk tapi ia memaksakan diri untuk menunggu kekasihnya selesai belajar.
Mengesalkan memang, saat ia sedang sakit begini yoshi terus saja sibuk dan mengabaikannya, padahal ia sangat ingin dimanja, diperhatikan dan dipeluk semalaman mulai dari sebelum tidur hingga bangun, tapi yoshi mengabaikannya sejak tadi. Ketika ia bangun yoshi sudah tidak ada disampingnya
Yoshi membalik kursinya, terkejut ketika melihat hyunsuk sedang duduk menopang dagu menatap kearahnya
” ehh? Ku pikir kau sedang tidur “
Hyunsuk hanya menatap dalam diam
” kenapa tidak tidur? “
Masih terdiam hyunsuk tidak merespon, tapi ia memperhatikan setiap langkah kecil yang yoshi lakukan
” mau kemana? “
” bikin kopi “
” ikut “
” ngapain ikut, cuman didapur kok “
Hyunsuk memanyunkan bibir kesal “ ikut, mau ikut, pokoknya ikut ” rengeknya
Yoshi menautkan alis bingung, tapi ia tetap mendekat untuk meraih tangan hyunsuk yang terbuka, lalu menggendongnya
Sedangkan hyunsuk melingkarkan kedua lengannya dileher yoshi sambil meletakkan kepalanya dengan nyaman
” bayi penguin ku, bayi penguin ku “ dengan santai yoshi melangkah keluar sambil memeluk hyunsuk didepannya
Hyunsuk yang tadinya sedang kesal seketika mengembangkan senyumnya, memukul punggung Yoshi pelan
” ngeselin ihhh “
Yoshi tertawa kecil “ kemarin ngakunya penguin sih, jadi mulai sekarang aku panggil aja bayi penguin “
Hyunsuk ikut tertawa diam diam, lalu kembali memeluk yoshi dengan erat, sambil menyembunyikan wajahnya di perpotongan leher
” duduk sini dulu ya “
Hyunsuk menggeleng, tidak ingin melepaskan pelukannya
” sebentar aja “
” gak mau “
” nanti kalau kamu kecipratan air panas gimana, duduk sini sebentar aja ya? “
Hyunsuk terdiam sebentar, tapi kemudian ia mengangguk samar sambil melepaskan pelukannya
Yoshi tersenyum hangat sambil menangkup pipi hyunsuk dengan lembut “ anak pintar “
” ishhhh “ hyunsuk mendorong Yoshi pelan karena kesal Yoshi menguyel kedua pipinya sejak tadi
” hehehehe —
— mau susu? “
” mauuuu “
” coklat? “
” coklat!! “
” tunggu sebentar sweety