maltcrue

Katanya, kita bertingkah seolah tidak pernah terjadi apa-apa. kita diberi waktu yang tidak bisa sama sekali dipergunakan untuk istirahat. kita disibukkan dengan yang tidak perlu kita pikirkan. kita berjuang tapi, dianggap terlelap. kita berusaha menutupi, meski sangat kecewa.

padahal kita tumbuh menjadi batu, karena tidak pernah dilunakkan.

Pada akhirnya kita memilih sendiri, karena keramaian membuat terusik

Berpura-pura seolah kita adalah orang paling baik-baik saja di dunia. Lantas meracau kepada diri sendiri, bahwa 'aku lelah'.

Tapi dunia takkan berjalan sejauh itu. Takut kita tidak perlu terwujud. Hiduplah tanpa rasa mati. Sebab sakit bukanlah hal yang bisa dibuktikan.

Mekar merekahlah, Sebelum layu entah karena apa.

Siapa yang bahagia kala malam datang? Seluruh jiwa yang sepi berbahagia. Karena inilah tempat untuk mati sejenak.

Lantas jiwa-jiwa yang riuh, mereka akan mengeluh Lantaran takut takkan lagi bertemu bahagianya.

Kamu adalah orang yang mencintai malam, hanya karena merasa sendiri, padahal memiliki segalanya

Seolah paling merasa kecewa. Padahal mereka yang membenci malam, lebih dikecewakan.

Lihatlah bagaimana ia dicintai, oleh orang-orang yang dulu justru membencinya.

Pagi, siang, serta malam adalah waktu untuk kita merindukan yang dirindu dengan hanya menatap langit

Kita percaya, tak ada lagi yang harus diutarakan. Kita percaya, bahwa menebak-nebak adalah hiburan terbaik.

Dengan saling mengukuhkan, dan tidak jadi renggang saat bertaut