The Lonely Cat

Hanya seseorang di internet.

Jika masih belum ada yang mengkonfrontasikanku akan masalah yang aku buat di blog ini, terlihat sepertinya tidak ada yang berhasil menemukannya.

Yah… Mau bagaimana lagi, aku tidak mengharapkan mereka akan dapat menemukan website ini.

Lagipula, bukti macam apa yang bisa mereka kaitkan ke aku? Bahwa aku adalah pelaku sebenarnya? Fuck that.

Ayo sini, dan aku akan hancurkan kalian ditempat itu juga.

Aku benar – benar marah saat ini.

Dunia itu tidak adil.

Tidak ada yang namanya tuhan, dan pada akhirnya, kita semua akan mati.

Mari kita lihat.

Mari kita lihat perkembangannya bagaimana.

Apakah si manusia paling beda di negara ini mampu menghadapinya? Apakah orang ini yang menyatakan paling berbeda daripada yang lain mampu mengubahnya? Mampu mendapatkan apa yang dia inginkan? Dan mampu meraih impiannya?

Kalau iya, maka aku akan salut padamu. Kau adalah orang yang paling hebat yang pernah aku temui. Aku akan berlutut sehormat – hormatnya. Dan akan menganggapmu sebagai dewa untuk seumur hidupku.

Aku berjanji akan hal itu.

Halloo semua, kembali lagi di channel akaChannn! Get it? Karna si dodik yang nulis, anyway! Mengenai hal yang vote lukisan itu…. Oh well *hehe… Memang, memang kalau si dodik, yaa di akhir menang, karna guess what? Caranya yang waktu itu berhasil ternyata. Tertanya memang bisa aku membuat supaya hasilnya terkorupsi dengan sangat signifikan malah.

Tapi yaa, pada akhirnya si vajar harus minta maaf di grup dan meminta untuk sengauk agar mem-voting kembali.

Yaang… well, aku waktu awal – awal ketawa sih, waktu hari… kamis itu, mendengar si vajar yang cukup kesal saat berbicara dengan temannya dan mengatakan kalau hasil votenya kena spam LOL.

Tapi ya… untuk saat ini sudahlah, waktu dia mencoba untuk mem-voting ulang aku hanyalah… okee sudah cukup, kamu sudah memiliki efek.

Apalagi ya, aku masih harus memilih dulu apa yang mau aku bicarakan

Oh hmm tidak jadi, tidak terlalu penting sih, tapi untuk hari jumat sepertinya jumat sehat telah ditiadakan untuk seterusnya, dan itu adalah hal yang bagus kau tau?

Memang, masih banyak menurutku hal yang harus diubah lagi, dan… fuck. Sudah pasti para predessesor kita yang akan mendapatkan buahnya.

But, it’s nice it’s nice.

Hmm, bagaimana dengan ini yaa, aku lupa.

Meme, rollout yang what people do when they type u instead of you.

Anyway, Hmm mardika tidak masuk sepertinya, soo that’s nice.

Hehe, dan aku juga merespon api 3x pada status wa nya.

Begini lho… kamu itu sedikit demi sedikit menginfluensi dia, buat dia merasa benar akan tindakannya supaya dia lebih memiliki hasrat untuk melakukan hal seperti itu lagi kedepannya.

Umm, that’s weird… nobody cares tentang mengapa kamu ingin berjalan saat hujan sambil membawa payung lala :|

Hah… kenapa belum ada yang mengambil interest ke aku ya…

Padahal aku kayak merasa aku layak mendapatkan setidaknya perhatian begitu… sedikit dari para ceweknya…

Well memang sih aku tidak pernah bicara dengan mereka but come on… Anggun? Kamu gimana? Aku mau kok sama kamu, you seems pretty cool

tapi saat disekolah, tidak ada interaksi sama sekali. wait le me talk to her a bit.

“Makasi udah bantu” …. aku memang enggak bantu apa apa perasaan, wlel seidit sih anywsay

Aaand dia off.

Bruh moment

Hah… oke lanjut lagi, apakah aku akan masih membahas tentang bagaimana aku menjadi incel dan nice guy?

tapi memang sih, aku… aku merasa belum siap, untuk mengambil langkah seperti itu…

Memang sih tidak masalah, kayak aku bisa selalu mencari entertainment lain begitu.

Aku memang ada di posisi yang sulit bisa dibilang.

Oh ya, tentang mardika…

Alasan mengapa aku membuat hal seperti itu…

Adalah karna aku mau dia drop out.

Anjay, but seriously.

Itu akan menjadi pemandangan yang unik untuk dilihat, dan dengan sirkumstansi yang ada, menurutku cukup mungkin untuk hal tersebut terjadi.

Karna yaaa, bagaimana ya, mardika, kamu tidak dibutuhkan lagi sebenarnya. Kamu hanyalah alat untuk ku gun— well kelas sih, gunakan agar bisa memenangkan lomba yang berkaitan dengan fisik.

Dan… kamu sudah melakukan pekerjaan yang bagus.. Tapi.. hmm, aku juga ingin berterimakasih sih, waktu kamu memilih grup gungna dan pada dasarnya menghancurkan openingnya dengan sangat keras. Yang, pada akhirnya aku memberikan comfort pada gungna (not in a gay way ofcourse).

Let just see…

Tidak cukup sih, aku masih merasa kalau itu kurang, dan… jujur kalau kita bicara secara realistik disini… Mereka berdua sepertinya tidak akan terkena drop out dalam waktu dekat. Aku harus menerima fakta tersebut….

Hah… menerima kah…

Anjing anggun ni, online tapi enggak dibaca respon ku.

Lah… dita juga?! Dia malah off wtf?!

Hah…. Memang Bangsat kalian semua ya?

Apalagi ya…

Yang briker… hmm tidak penting sih, yang penting adalah, Mereka yang tidak pakai baju praktek nih…

Hahaha… Aku akhirnya menyelamatkan kalian kan?

But fuck… Maaf sekali, aku tidak bisa menahan… Aku mau kredit…!

Oh ya, pembicaraan dengan Ida, ida~ ida~ Bisa dibilang akrab sekali ya kamu sama davi? Kinda sus, tapi aku tidak melihat hal seperti itu terjadi sih diantara mereka. Walaupun aku merasa sedikit kesal dan iri ingin bisa ikut berbicara bersama.

Dan untuk kamis kedepannya.

Fuck, aku tidak menyangka lho… Akan ada banyak sekali hal yang terjadi…

Like come on man…

What the hell

Aku bingung sebenarnya.. dan tidak ada niat untuk bertindak… tapi yaa metode min H-1 juga tidak akan bisa efektif.

Dan…

Yah, lanjut lagi ke kelompok…

Lucky sekali kalian ya… Gungna… Dita… Aku yang harus jadi ketua dengan anggota yang seperti ini lho..

Sedangkan kalian yang enak – enak aja.

Aku masih menyesal, dengan tindakan ku untuk mendapatkan nilai itu… Karna kan, siapa yang menyangka begitu lho.. Ya begitulah..

Hmm

Kayaknya begitu aja yang aku mau tulis untuk hari ini..

Kalau ada lagi hal lain yang mau aku bicarakan… Aku akan tambahkan.

Anyway, see ya! Jangan bunuh diri ya, soalnya tunggu konosuba dan cote next seasonnya! Sama yang movie megumin! Sama summertime rendering! Sama oh man aku sampai salah ketik berkali – kali saking excited nya..

Sama kehancuran negara – negara kecil di belahan dunia dikarenakan climate change dan economy.

Ooooooh dan kita akan lihat, perkembangan indonesia bagaimana, until that,

Stay Awesome.

Halo… (*wink) Akhirnya… akhirnya aku memutuskan untuk membuat blog seperti ini.

Oh well, memang bisa dibilang aku sedikit kecewa dengan domain yang tidak bisa diganti but… Fuck it. Siapa yang mampu menemukan layanan ini begitukan?

So anyway, langsung aja dimulai ya, ada beberapa hal dulu sedikiiit aja:

  • Tidak ada penyensoran nama
  • Semua terjadi secara nyata
  • Yang dijelaskan disini terbentuk dari apa yang aku rasakan

Begitu aja sih. Let’s do this.

Okay… Yang mana dulu ya, hmm aku terus – terusan memikirkan hal nya ini…

Jadi itu dulu dah yang pertama.

First of all, fuck you daniel. Aku sumpah benci sekali sama kamu! Kamu secara tiba – tiba mengambil salah satu gadis yang aku sukai.

Mentang – mentang kalian latihan berdua pas ada lomba aja, seenaknya kalian mulai ‘pacaran’ entahlah, kemungkinan besar iya.

Sumpah dah, kenapa kalian harus tunjuin itu di publik. Sejujurnya aku merasa sakit hati. Sangat sakit rasanya melihat kalian berdua.

Bangsat….

Dan bukannya kalian itu beda agama?! Kenapa kalian malah pacaran anjing! Aku tidak terima sama sekali…

Ini benar – benar sakit… Sudah dua kali aku merasa seperti ini, dan itupun akan aku jelaskan nanti.

Terkadang aku mau membunuhmu dari belakang, ataupun boleh juga membayar hitman untuk menembak kepalamu dari kejauhan. Lebih baik lagi, pas kalian saling bercanda aja, tiba – tiba pembunuh bayaran yang aku pekerjakan meluncurkan peluru kalibernya, hmm kemungkinan nembus, dari samping aja, pas kalian itu saling berhadapan, aku suruh si pembunuhnya menembak… sepilis mu… daniel.. Masih ingatkan? Aku yang menanyakan pertanyaan itu, dan oh my god… aku tersenyum saat memikirkan hal tadi, betapa lucu dan ironisnya itu nanti.

Bayangkan coba, kayak tiba – tiba kepalamu meledak, si rupayani teriak “Aaaa!” Dengan keras, that fuckin bitch, selalu aja berwajah suram, mungkin kamu akan menggunakan seluruh tenaga ekspresimu setelah melihat daniel mati didepan matamu.

Ahh the agony… Terus bagaimana nanti ya, kayak kedepannya, karna yang pasti kan kelas masih ramai. Pasti semua teriak sih, atau terkejut setidaknya, ya.. aku juga harus ikut.

Anyway, begitulah. Sayang sekali ya, memang bangsat kalian. Tapi juga… aku benci sekali kamu daniel…

Kamu masalahnya juga tidak terlalu bermasalah dengan jurusan networking nya ini… coba aja kamu lemah disana, setidaknya aku bisa merasa lebih baik terhadap diriku sendiri. Atau mungkin… Aku akan lebih kesal karna mengapa rupayani lebih memilih orang sepertimu?

Aku harap kamu mati daniel. Aku harap kamu mati dengan buruk, dan tragis karna sudah mengambil hal yang seharusnya tidak perlu diambil oleh siapa – siapa semasa aku masih bisa melihat sosoknya.

Dan wow, look at that… Aku kayak kushida dah, iya kan? Karna kan kita semua sebentar lagi akan segera lulus and everything, dan bayangkan saja… Kalau ada orang yang menemukan ini ya… itu akan menjadi sangatlah lucu, aku mungkin akan dibenci oleh seluruh kelas. Dan… hal yang aku katakan pada rama akan terwujud. Kalau aku diakhir, akan selalu sendiri.

Anjing… bangsat kamu daniel anjing! Anjing! Anjing! Mati aja sana! Daniel anjing!

Huh…. Tarik napas… Okey, ayo lanjut ke dita.. Dita, dita dita, oh dita…

Setiap aku berpikir tentang kamu, aku selalu saja mengira, “Kalau aku bisa berkencan dengannya, aku pasti akan menjadi orang yang paling bahagia didunia…” But no… Harus saja ADA ORANG YANG MENGGANGGU FANTASY KU. Dan dia… Gungna… Kau ular kotor…

Kenapa kamu harus bicara sama dia?! Kamu itu kan udah kaya, udah lebih apalah ya istilahnya, superior dibandingkan cowok – cowok yang lain kenapa kamu harus ambil dia bangsat?! Sok – sok an kali anjing.

Keleng.. padahal kalau aku bisa sama dita, hidupku pasti lebih berwarna… Kamu itu imut dita… Imut sekali… Layaknya karakter anime di dunia nyata, tapi bisa aku lihat di depan mata.

Oh dita…

Fucking piece of shit! Seperti yang aku bilang berkali – kali. Kamu tidak pantas sekolah disini Gungna. Kamu harusnya pilih sekolahan yang lebih elit. Pergi dari sini, SEKARANG JUGA DAN TINGGALKAN DITA.

Memang bangsat orang – orang ini ci… Dan aku terpaksa harus melihat pemandangan itu, didepan mataku.

Hmm apakah aku bisa membuat daniel dan gungna berantem? Berantemnya ya beneran, kalau bisa sampai berdarah? Tapi bagaimana caranya ya? Aku juga tidak melihat itu bisa terjadi, karna bisa dibilang hubungan mereka itu maybe, cukup baik yaa normal ya bisa dibilang. Jadi sulit untukku mencari jalan masuk penghancuran mereka.

Hah.. aku mau pacaran sama dita… ataupun rupayani.. heck, bahkan mereka berdua sekaligus lebih bagus.

Itu akan menjadi harem pribadiku… But oh well, itu maybe, ada di multiverse yang lain.

Anyway, yang terakhir ya..

Ayo kita bicara tentang dodik…

Oh dodik… Kau ini…

Sumpah aku kesel sekali harus satu grup sama kamu…

Bangsat guru anjingnya itu, harusnya aku gagal aja tes nya kalau tau kayak gini ci. Bangsat mati aja sana anjing.

Anyway, dodik… Kamu kenapa sih, enggak ngaku kalau kamu ulang tahun? Kayak aku sebenarnya udah agak – agak begitu sama kamu, dan mencoba untuk jadi deket gitu lho.. sama kamu. Tapi kamu malah menolak.

Aku tanya apakah kamu ultah atau enggak, dijawab enggak, belum juga sifatnya yang kayak sombong begitu…

Mampus kamu dihukum diam didepan tadi.

Tapi yaaa jujur aku udah enggak peduli lagi sih sekarang, aku hanya ‘semoga’ ya suruh aja si vajar untuk ucapin ultah dari aku, dan membuatmu biar enggak curiga sama aku, tapi ini benar – benar hal yang tidak seharusnya kamu lakukan kepada orang yang mencoba jadi baik sama kamu.

Aku harap kamu lebih dihukum lagi yang lebih parah. Sampai kamu nangis kalau bisa dan oooh…

Let’s talk about the juicy stuff!

So anyway, kan ada grup nih namanya sengauk, jelek kali ci kayak tai namanya, apa kaden dah artinya, lebih baik ke digital gitu kek atau setidaknya normal itu namanya busuk sekali kata nya.

Jadi kan mereka, atau I assume, aku lupa, si vajar mengupload sebuah link, oh bener dah, dia upload sebuah link untuk mengvote yang mana banner yang akan dipilih untuk dipasang.

Dan oh boy.. dia tidak bisa mengatur supaya linknya hanya bisa dikirim sekali.

Dan aku berharap… kepada tuhan kalau caraku ini berhasil, semoga vote gambar nomer 1 itu yang dipilih…

Karna kalau memang itu yang dipilih… Oh my godd aku bisa ceria.. ceria melihat wajahnya dodik yang kecewa karna gambarannya tidak dipilih..

Tapi yaa tentunya aku akui, gambarannya karna dia digital, dia mempunyai keuntungan begitu.. But fuck… semoga aja yang aku lakuin berkali – kali dengan pada dasarnya meng-submit opsi pertama, opsi tersebut lah yang menang.

Fuck you guys, and goodnight :) Aku akan bertemu dengan kalian lagi besok. Bye – bye~

Hah… rasanya kayak masih belum puas sih, tapi kemungkinan itu hanyalah lapar. titik.

Update* Bisa bois, ganti link nya, sekarang baru lebih resmi lagi.

Halo semua,

Aku tau, post ini mungkin akan membuat beberapa orang mengalami semacam existential crisis. Tapi begitulah rasanya.

Dalam beberapa hari ini, atau mungkin, beberapa minggu setelah aku mulai sekolah, aku tidak bisa berhenti berpikir kalau semua ini sia – sia.

Aku tidak pernah memiliki niat ataupun motivasi dalam belajar dan bahkan hanya mengira bahwa semua ini adalah sistem yang dipaksakan kepada kita.

Dan menyedihkannya lagi, aku hanya bisa menahannya, aku terus menggunakan coping mechanism seperti browsing internet, nonton youtube, ataupun masturbasi.

Semua itu benar – benar terasa sia – sia bagiku.

Hidupku ini terasa tidak terdorong sama sekali.

Semua yang hidup harus offer padaku untuk membuatku mengubah pandangan yang aku miliki terlihat seperti sebuah distraction bagiku.

Aku tidak ingin terikat pada sistem ini.

Aku ingin keluar, aku ingin menjadi berbeda, dan membuat jalanku sendiri, bukan mengikuti jalan orang lain, yang dimana seperti kebanyakan mungkin jalannya belajar, kuliah, mulai cari kerja, kerja, mendapatkan gaji secukupnya, kecil kemungkinan untuk naik jabatan, menjalani hari dengan terpaksa, mungkin mencari pasangan, setelah itu baru kamu merasa seperti hidup memiliki sebuah arti, entah pergi ke sebuah kencan atau semacamnya, mungkin putus, mungkin tidak, mungkin menikah, mungkin membuat keluarga, dan mulai memasukan banyak sekali ideas pada anak, anak itu kemudian membawanya selagi dia hidup, masuk sekolah, belajar, dan bisa dilihat, patternnya terus berulang.

Mengapa ya, mengapa aku merasa kehidupan masyarakat itu terasa sangatlah begitu.

Aku tidak membenci mereka, aku hanya tidak ingin berurusan dengan mereka.

Aku tidak ingin berurusan dengan siapapun. Dan hanya ingin hidup dengan secukupnya saja.

Terkadang aku benar – benar merasa kalau aku itu menghilang. Tentunya, dalam kasus ini, kehidupan sekolahku sudah mulai benar – benar menunjukkan taringnya kepada orang sepertiku.

Apakah aku ingin memiliki efek pada dunia? Apakah aku ingin dunia bisa tergerak ataupun berubah sedikitpun dalam segala cara?

Aku ingin begitu. Aku ingin mengubah sistem ini. Aku ingin orang – orang bisa berdiri, dan mengatakan apa yang sebenarnya berada didalam benak mereka.

Aku ingin kita bisa merasakan setidaknya sekali, rasanya menjadi generasi yang bangga dalam menjalankan hidupnya.

Sayangnya, kami tidak akan pernah mendapatkan hal itu.

Jujur, disaat aku mendengar kurikulum merdeka aku merasa benar – benar marah.

Mengapa…. Mengapa disaat kurikulum itu dibuat itu bukanlah giliran kita.

Mengapa disaat sekolah benar – benar dibangun ulang adalah saat kita sudah lulus dari sana?

Mengapa para guru disekolahku selalu saja mencoba untuk merobek kebebasan yang bisa kita dapatkan?

Mengapa mereka selalu saja berada dalam posisi ‘in-control’ atau ‘in-power’ dan mencoba untuk memaksa para muridnya dalam melakukan sesuatu yang mereka tidak mau.

Dan sayangnya lagi…

Mengapa banyak orang hanya menerima begitu saja?

Mengapa hanya aku sendiri yang merasakan hal seperti ini?

Dan fuck, coba pikirkan, hal – hal seperti menulis blog inilah yang membuatku ingin merasa tenang.

Tenang apa? Tenang dari segala ketidakadilan? Hanya karna kamu ingin menggunakan sistem cope ini juga merupakan salah satunya?!

“enjoy aja hidup”

Enjoy saja, enjoy saja, aku tidak bisa merasa enjoy karna aku tau apa yang salah dengan dunia ini.

Dan hal sedihnya adalah aku tidak bisa melakukan apapun tentangnya.

Aku tidak punya kekuatan, uang, ataupun sosial untuk mengubah apapun.

Aku tidak… punya apa – apa…

Bagi kalian yang membaca ini, bagi kalian yang juga merasakan hal yang sama. Aku memiliki harapan untuk kalian, terutama kalian yang memilliki semua hal yang tidak kumiliki.

Tolong. Tolong ubah semua ini.

Karna jika tidak, maka aku tidak yakin, banyak orang yang tinggal di dunia, akan selalu bahagia selama mereka hidup.

Halo semuanya…

Soo yeah, besok sepertinya akan mulai kembali sekolah.

Aku belum yakin apakah pengumuman yang sama akan berlaku besok y’know? Kayak ruangan dan sebagainya.

Btw, sampai saat ini aku masih belum nyaman juga menggunakan earphone ini. Rasanya benar – benar cukup besar, dan telingaku terasa sakit setiap kali aku memakainya dalam jangka waktu yang lama.

Hal yang baru adalah… Hello spotify! Sepertinya aku mendownload mu lagi ya, dan yeah, aku menggunakan itu dengan alasan seperti ingin keren saat livestream bisa ada overlay music.

Benar – benar… Melebihi sekali penggunaan cpu nya… 100 persen ke atas…

Memang ada beberapa yang harus aku setting kalau begini…

hah… Besok sekolah ya…

Aku males sekali sebenarnya…. Kalau daring sih tidak masalah… Hanya saja, aku harus bertemu dengan banyak orang dan semacamnya…

Maaf ya kalau ada kalimat atau kata yang tidak bisa dibaca dengan jelas, karna ini aku membuatnya tanpa melihat layar sama sekali, jernih dari dan murni dari pikiranku saat ini sambil melihat keatas dan sekitar.

Kurasa aku harus mengubah link blog ku…

Oh ya, regarding reddit… Aku belum sempat melhatnya hari ini… entah apa yang sedang terjadi di dunia kan? Bagaimana ya…

Aku hanya merasa… tidak niat…

Apakah aku memang harus melalui ini…

Tentu, yang lain juga, tapi hanya saja… Aku tidak ingin melakukannya…

Mengapa aku tidak bisa sendiri…

Aku harusnya bisa… aku harusnya bisa bertahan hidup sendiri kalau saja aku sudah punya [penghasilan…

Sayagnya itu bukan kasusnya kan?!

Kalau saja aku bisa menghasilkan uang dengan flow yang konsdisten… AKu tidak butuh sekolah lagi dan aku bisa fokus ke pekerjaanku.

Fuck.

Aku benci ini…

Rasanya aku tidak bisa berhenti berpikir kalau aku tidak lebih dari sekedar titik yang hidup di luar angkasa dan digunakan hanya sebagai labor force biasa kedepannya…

Belum lagi besok upacara…

Dan harus ganti baju… Aku tidak tau lagi nanti ganti bajunya dimana…

Yah lihat sajalah yang lain nanti…

Cepet je perang terjadi…

Jangan dah… maaf, aku berpikir terlalu ekstrem… I guess, I just don’t feel like dealing with this… with all of this… sigh…

Anyway, that is it i guess, see ya :)

30 Juli 2022

Haloo,

Hari ini kami baru saja menyelesaikan tugas kelompok yang menugaskan para anggota untuk membuat makanan & minuman.


[ Awal Mula ]

Jadi aturannya begini, guru kami menyuruh untuk membuat kelompok yang beranggotakan 6 – 7 orang.

Sayangnya, aku salah berspekulasi. Disaat pembuatan kelompok dilakukan, hampir semua orang di kelas dengan cepat berbuat grup dengan satu sama lain.

Dan tentunya, di akhir aku tidak mendapatkan kelompok.

Bukan tidak mendapatkan ya, lebih seperti sangat sulit bagiku untuk mendapatkannya.

Aku sudah berkali – kali bertanya pada dengan gadis didepanku apakah aku boleh bergabung dengannya, tapi dia tidak memberikan respon. Which is fuck you btw… Langsung aja bilang ke wajahku kalau kamu itu tidak mau menerima aku sebagai anggotamu.

Bahkan disaat – saat terakhirpun kamu hanya meninggalkanku disana, bingung, dan tidak pasti apakah aku sudah ada di grup mu atau tidak.

Jujur, aku tidak suka tugas kelompok seperti ini, mungkin saja karna sulitnya aku menemukan kelompok, tapi kalau saja aku bisa langsung menemukannya mungkin persepsiku mengenai tugas ini bisa lebih baik.

Dan… yeah, aku bahkan harus pergi ke depan untuk meminta bantuan pada guru supaya bisa mendapatkan kelompok disini.

Setelah berkali – kali sains mencoba membuktikan bahwa kita sebagai umat manusia tidak terlalu berbeda dari binatang,

“Kita masih tidak percaya.”

Halo semuanya, aku menyadari kalau aku ingin membuat video curhat secara konsisten (jika aku mau) membutuhkan banyak waktu untuk diedit, merekamnya tidak masalah, karna pada dasarnya itu tidak menggunakan skrip. Tapi disaat aku mencoba untuk mengedit video yang berdurasi 24 menit, sangat terasa sekali waktunya hanya untuk memotong bagian dimana aku mungkin bengong, tidak berbicara, dan sebagainya.

Sayang sekali aku harus menghapus video itu. Tunggu dulu ya…

Nah, selesai. wait, belum secara full sih, aku harus pakai BleachBit dulu.

Ahh shit…

Ohwelp.

Anyway, semua itu sudah aku bicarakan, mungkin tidak terlalu konkrit. Tapi aku pada dasarnya hanyalah rant.

Bagaimana…….

Maaf, aku lupa poin dari artikel ini.

Yeah so, untukku di hari esok.

Esok, besok sekolah.

Yap, Dan…. Aku punya kabar buruk untuk hari ini, 2 sebenarnya. Dua kabar buruk.

Yang pertama, aku baru tau kalau besok aku selesai sekolah itu jam 3 dan astaga betapa shok nya aku mendengar hal tersebut, dan lebih jeleknya lagi, untuk hari – hari selanjutnya, aku harus pulangnya itu jam 4 Fuck.

Yang kedua, tentang upacara.

Upacara bendera… brooo 1 setengah jam dong…

COme on..

Shit sebenarnya aku tidak yakin kalau aku bisa bertahan satu setengah jam berdiri. Semoga saja aku bisa.

Dan kalau aku pingsan….

Ya aku pingsan…

Apakah akan ada yang pingsan besok? Probably. Kemungkinan untuk itu terjadi bisa dibilang cukup tinggi.

But hey, as long as it’s not me.

So, yeah, artikel ini juga mengingatkan ku untuk semoga kamu tidak pingsan besok.

Aku tau betapa cemasnya kamu bisa menjadi.

Dan aku harap kamu baik – baik saja disana. Peace.

Hal yang menarik terjadi padaku hari ini.

Aku mungkin sudah mengira, jika aku turun ke jalan ini, suatu saat nanti hal seperti ini akan terjadi.

Dan… Itu adalah pengalaman yang baru, aku tidak pernah berdiskusi dengan sangat ekstensif dan berinteraksi secara langsung dalam sebuah projek. Dan projek itu adalah sebuah animasi.

Tentunya aku tidak bisa membagikan animasi tersebut karna memang sejak awal cerita ini hanya berfokus tentang pengalamanku saja, dan animasinya sendiri juga belum selesai.

Jadi ya, mari kita mulai.

Dimulai dari perbincangan dua orang, mengenai bagaimana pendapatku tentang animasi yang dulu pernah dibuat oleh si N (Inisial) tentang bagaimana dia menghabiskan banyak waktu dalam membuatnya bahkan hanya dalam durasi 1 menit saja sudah dapat menghabiskan waktu satu minggu.

Disini, aku mulai menghubungkan beberapa koneksi dan mulai membayangkan, bahwa dengan dedikasi suatu grup ataupun orang – orang yang memiliki keahlian yang berbeda, aku mengatakan bahwa mereka bisa sukses di Youtube.

Tentunya tidak semudah itu, karna diperlukannya konsistensi dan kualitas yang tinggi untuk bisa mendapatkan hal – hal yang seperti itu. Dan itu juga dipengaruhi oleh faktor sumber daya yang dimiliki, seperti apa software yang dipilih, apakah dibuat menggunakan ponsel / komputer, apakah digambar melalui tablet dll.

Dan sayangnya kami tidak memiliki 4 hal itu :

  • Waktu
  • Konsistensi
  • Kualitas
  • Dan Sumber Daya

Jadi bagaimana? Ya semampunya saja, mau bagaimana lagi. Dibelakang kepala aku juga berpikir,

“Yah… Tidak mungkin juga aku akan menaruh seluruh jiwaku kedalam projek seperti ini.”

Waktu yang terbatas, konten – konten yang tidak teratur, kualitas yang cukup dibawah standar (menurutku pribadi), dan alat – alat yang digunakan hanyalah ponsel biasa.

Tetapi saat diajak untuk membuat sebuah animasi baru. Dimana aku dipilih sebagai penulis ceritanya, aku merasa benar – benar entusias! Setidaknya… untuk sementara.

Tentunya sebelum aku dipilih, aku di tes terlebih dahulu keahlianku dalam menulis sebuah cerita. Ini cuplikannya :

Genre : Horor

Setting : Buang air kecil di Kamar mandi

“Hmm~ Hmm~ Huh...”

Disaat ia melihat ke arah dinding, ia mendengar ada sesuatu yang bergelembung dari bawah.

*Bluk *Bluk *Bluk

“Eh?”

Tiba – tiba, tangan putih yang terlihat lemas dan lesu mulai keluar dari lubang toilet tersebut.

“Ha-haaah?!”

Tangan tersebut secara perlahan akan mendekati dan terlihat ingin menarik dasi siswa tersebut.

Walaupun begitu, siswa tersebut dengan cepat menghindar dan terpeleset di lantai.

“Agh! Hhhhk!!”

Ia kemudian membenarkan celananya dan mulai berlari sekuat tenaga untuk memberi tau teman – teman kelasnya yang lain.

Yeah… Aku mungkin akan merasa jijik jika aku melihat blog ini beberapa tahun kedepannya.

Tapi setidaknya aku hanya ingin membuat cerita dimana orang – orang bisa membayangkan apa yang sebenarnya terjadi. Dan percaya padaku, aku tidak bagus dalam penggunakan kata, dan kalau aku memiliki keahlian dalam visual menggambar yang setidaknya ‘bagus’ aku pasti sudah lebih memilih itu dalam metode bercerita.

Sebelum aku datang ke sekolah, aku tidak mengira bahwa akan banyak sekali orang yang berkumpul di tangga atas.

“Pastinya sekolah itu sepi kalau aku datangnya lebih lambat kan?”

Tidak. Tidak sama sekali.

Bahkan saat aku melihat pemandangan tersebut, Jalan yang ada didepanku bahkan hampir tertutup.

Kayak serius dah, mengapa orang – orang extrovert selalu saja menyusahkan. Mereka hanya harus mengambil tempat – tempat yang seharusnya tidak digunakan untuk duduk.

Dan anehnya juga, saat aku naik ke tangga, pintunya tertutup.

“Oh tidak… mengapa hanya aku yang ingin naik kesini? Mengapa hanya aku yang akan masuk ke ruangan? Mengapa semua orang memilih untuk diam diluar? Apakah sebenarnya sudah tutup? Apakah aku benar – benar terlambat? Sial… Seharusnya aku datang bersama teman…”

Aku merasa ragu. Sungguh, benar – benar ragu dan gugup untuk membuka pintu didepanku.

“Bagaimana jika sebenarnya pintu itu sudah dikunci? Apakah orang – orang sedang melihatku? Apakah mereka akan menertawakanku? Apa yang harus aku lakukan setelahnya? Apakah aku pulang saja?”